Operasi Hill 350 Militer Thailand

Operasi Hill 350

Operasi Hill 350: Militer Thailand Amankan Wilayah Strategis dan Evakuasi Prajurit yang Gugur

SURIN – Ketegangan di wilayah perbatasan Thailand kembali mencapai puncaknya setelah militer Thailand mengumumkan keberhasilan pasukan darat mereka dalam merebut kembali kendali atas Hill 350, sebuah titik ketinggian strategis yang terletak di dekat situs bersejarah Prasat Ta Kwai (Kuil Ta Kwai), Provinsi Surin.

Keberhasilan ini merupakan titik krusial dalam dinamika keamanan perbatasan yang meningkat selama beberapa pekan terakhir di bulan Desember 2025.

Operasi Hill 350, Perebutan Kembali Ketinggian Strategis

Operasi militer yang dipimpin oleh Satuan Tugas Suranaree (Wilayah Angkatan Darat ke-2) ini dilakukan setelah serangkaian kontak senjata yang intens. Hill 350, yang memiliki ketinggian 350 meter di atas permukaan laut, merupakan aset militer yang sangat penting. Posisi ini memberikan keunggulan taktis bagi siapa pun yang menguasainya, karena memungkinkan pengawasan menyeluruh terhadap pergerakan di area hutan sekitarnya dan kontrol atas jalur suplai logistik.

Setelah pertempuran sengit selama beberapa hari, pasukan Thailand akhirnya berhasil memukul mundur pasukan lawan dan melakukan pembersihan di bunker-bunker beton yang sempat diduduki. Keberhasilan ini menyusul pengamanan Kuil Ta Kwai beberapa hari sebelumnya, di mana bendera nasional Thailand telah kembali berkibar dengan tegak.

Penghormatan Terakhir bagi Pahlawan yang Gugur

Di balik keberhasilan operasi militer tersebut, terselip berita duka yang mendalam. Militer Thailand mengonfirmasi telah berhasil mengevakuasi jenazah dua prajurit dari Batalyon Infanteri ke-3, Resimen Infanteri ke-23, yang gugur dalam tugas.

Prajurit yang teridentifikasi sebagai Sgt Maj 1st Class Samroeng Khlangprakhon dan Pvt Phanuphat Saosa tersebut kehilangan nyawa mereka saat baku tembak pada pertengahan Desember. Proses evakuasi jenazah mereka sempat mengalami hambatan besar akibat hujan artileri yang terus-menerus dan banyaknya ranjau darat yang tertanam di jalur evakuasi.

Kini, kedua jenazah pahlawan tersebut telah dibawa ke pangkalan militer untuk menjalani upacara penghormatan penuh sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di kampung halaman masing-masing.

Ancaman Ranjau dan Kondisi Pasca-Pertempuran

Meskipun wilayah Hill 350 dan sekitarnya sudah berada di bawah kendali penuh, situasi di lapangan masih jauh dari kata aman. Unit penjinak bahan peledak (EOD) Thailand saat ini bekerja ekstra keras melakukan penyisiran terhadap ranjau darat dan bahan peledak rakitan (IED) yang tersebar luas.

Risiko yang dihadapi para prajurit di lapangan memang tidak bisa diprediksi. Terkadang, mengamankan wilayah yang penuh jebakan seperti ini terasa seperti menghadapi tantangan di unik4d, di mana setiap langkah harus penuh perhitungan strategis agar tidak terjebak dalam skenario yang merugikan. Kehati-hatian adalah kunci utama agar tidak ada lagi korban jiwa di masa pemulihan ini.

Upaya Diplomasi di Tengah Konflik

Secara paralel dengan operasi militer, upaya diplomatik terus diupayakan untuk mencegah eskalasi yang lebih luas. Beberapa laporan menyebutkan adanya keterlibatan pihak ketiga yang mencoba memediasi komunikasi antara pihak-pihak yang bertikai agar stabilitas di kawasan Asia Tenggara tetap terjaga.

Masyarakat di perbatasan Surin saat ini diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas keamanan setempat sementara militer terus memperkuat pertahanan di sepanjang garis perbatasan.